Bunyi peluit babak pertama laga Piala Dunia antara Argentina dan Aljazair baru saja terdengar, namun atmosfer di Aula Ditlantas Polda Jawa Barat pada pagi hari ini sudah menghangat. Di bawah sorot lampu aula, sebuah pemandangan sarat makna tersaji: jajaran seragam cokelat khas Satuan Pengamanan (Satpam) duduk berdampingan, bahu-membahu dengan elemen masyarakat, perwakilan instansi lintas sektoral, dan Kapolda Jabar.
Semua mata terpaku pada layar raksasa. Tidak ada sekat, tidak ada formalitas birokrasi. Pagi ini, dalam acara bertajuk “Nonton dan Ngopi Bareng Kapolda Jabar”, ruang aula itu berubah menjadi panggung kebersamaan yang luar biasa antara aparat, mitra keamanan, dan warga.
Di barisan depan, Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan tampak santai memegang cangkir kopi hangatnya. Di sebelah kanan dan kirinya, beberapa perwakilan Satpam dan warga tampak asyik mengobrol, sesekali terlibat debat kecil yang jenaka mengenai taktik lapangan hijau. Kehadiran dua legenda hidup Persib Bandung, Atep dan Tantan, di tengah-tengah mereka semakin membakar antusiasme penonton yang hadir sejak pagi.
Namun, perhatian utama hari ini justru tertuju pada wajah- wajah penuh semangat para personel Satpam. Kehadiran mereka yang tegak namun cair dalam tawa menjadi simbol betapa kuatnya sinergi pengamanan swakarsa di Jawa Barat.
Saat salah satu tim meluncurkan serangan balik cepat, ketegangan memuncak. Kapolda Jabar bersama para anggota Satpam spontan berdiri, menahan napas, lalu bersorak kompak saat bola melebar di sisi gawang. Riuh rendah tepuk tangan dan tawa pecah seketika, mencairkan suasana.
Melihat soliditas dan energi luar biasa dari para penjaga keamanan lingkungan tersebut, Kapolda Jabar tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Beliau memberikan ruang apresiasi terdalam bagi para personel Satpam yang hadir.
“Kamtibmas itu bukan cuma tugas polisi, tapi cerita tentang gotong royong. Dan pagi ini, fokus serta rasa hormat tertinggi saya berikan kepada rekan-rekan Satpam yang hadir. Anda semua adalah garda terdepan pengamanan swakarsa, mitra paling setia Polri di lapangan. Bisa duduk setara, ngopi, dan tegang bareng nonton bola seperti ini adalah cara terbaik kita meruntuhkan sekat formalitas demi Jabar yang tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolda Jabar dengan penuh kehangatan.
Sentuhan humanis dari orang nomor satu di Kepolisian Jawa Barat ini meninggalkan kesan mendalam. Salah seorang anggota Satpam yang ikut dalam keseruan itu mengaku terharu sekaligus bangga.
“Luar biasa, ini penyemangat hari yang tidak akan kami lupakan. Biasanya kami tegak berdiri menjaga aset instansi dengan penuh ketegangan, tapi pagi ini kami dihargai, diajak duduk bareng, dan ngopi satu meja dengan Pak Kapolda Jabar. Ini membuat kami semakin termotivasi untuk menjaga keamanan di lingkungan kerja kami,” tuturnya.
Mantan penyerang andalan Persib, Tantan, juga memuji konsep acara ini yang dinilainya sangat membumi karena berhasil menyatukan unsur pengamanan swakarsa, instansi pemerintah, dan masyarakat dalam satu ruang yang penuh kegembiraan.
Sembari pertandingan bergulir hingga peluit panjang, kepulan asap kopi hitam dan aroma sarapan pagi gratis terus menemani kebersamaan mereka. Acara “Nonton dan Ngopi Bareng” ini tidak hanya berakhir dengan skor di papan pertandingan, tetapi ditutup dengan sebuah kemenangan nyata: foto bersama yang penuh tawa, memperlihatkan kepalan tangan kompak antara Kapolda Jabar, Satpam serta masyarakat.